Pura - pura beli pupuk,Polisi behasil bekuk penyelundup sabu di Dumai sebanyak 19.8 kilogram
Agen Poker,Anggota Polres Dumai telah berhasil mengagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu beratnya hampir 20 kilogram,sabu itu setelah ditimbang beserta kemasannya dengan berat total 19,98 kilogram narkoba tersebut berasal dari Malaysia yang dibawa melalui jalur perairan kota Dumai,Provinsi Riau.
Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan telah mengatakn,pengungkapan kasus setelah polisi menyamar menjadi petani sawit yang berpura - pura membeli pupuk usai mendapat informasi penyelundupan narkoba,satu tersangka Roni(45) selaku kurir diamankan petugas pada hari Rabu(28/3) sore.
Tersangka berinisial Ron (45) berhasil ditangkap saat melintas sambil bawa sabu seberat 19,98 kilogram di jalan Cut Nyak Dien RT05 kelurahan Bangsal Aceh kecamatan Sei Sembilan kota Dumai,"ujar restika.
Tersangka diketahui sebagai kurir dalam peredaran narkoba kelas kakap,Roni merupakan warga kelahiran medan namun berdomisli di jalan Sejahtera gang Galon IV kelurahan Teluk Binjai kecamatan Dumai timur.
Saat ditangkap Roni membawa sabu yang telah dikemas dalam berbagai bungkusan menarik untuk mengelabui polisi,Restika merincikan,Roni mengemas sabu itu dengan 9 bugkus besar warna putih berisi sabu berat 10,19 KG,serta 9 bungkus besar warna hijau berisi sabu seberat 9,79 kilogram.
Kemasan sabu itu dimasukkan ke dalam 1 tas koper merk United polo warna hijau dan ada juga didalam 1 tas warna orange,1karung warna putih petugas juga menyita 1 hp nokia milik tersangka yang dipakai untuk berkomunikasi transaksi sabu itu,ujar Restika.
Agen Domino.Restika menjelaskan,untuk menangkap kurir sabu itu,anggota Polsek Dumai menyamar menjadi seorang petani sawit yang berpura - pura beli pupuk,pada hari rabu pukul 08:30 WIB,unit Reskim polsek Dumai kota mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya transaksi narkoba.
Setelah menerima informasi itu,Kapolsek Dumai kota Iptu Iskamdar dan anggtanya melakukan penyelidikan di lapangan dengan cara penyamaran sebagai petani sawit yang berpura - pura membeli pupuk di sekitar jalan Cuk Nyak Dien,"kata Restika.
Saat itu polisi yang lain menyebar di loisi dengan jarak agak jauh tiba - tiba seorang pria lewat sambil membawa 1 tas koper polo,1 tas orange,saat itu Kapolsek,dan anak buahnya langsung melakukan penangkapan terhadap pira itu.
Setelah diperiksa kedua tas dan koper itu ternyata berisi sabu seberat 19,8 kilogram,tersangka pun langsung ditahan agar tidak kabur,"kata restika
Menurut Restika,ada satu pria lagi yang menjemput tersangka ini,tapi sudah duluan kabur begitu melihat petugas menangkap tersangka Ron.
Kepada petugas,Tersangka mengaku sabu - sabu itu berasal dari malaysia yang diambil ditengah laut selat malaka dan akan dibawa ke Medan.

Tidak ada komentar: